Menikmati Kesejukan Curug Cipendok

Senin, Februari 09, 2015
Hallo gan pada artikel ini saya akan sedikit share tentang salah satu wisata alam yang ada di Banyumas tepatnya Purwokerto. Purwokerto memang sudah terkenal dengan Baturraden nya tetapi kali ini bukan itu yang saya bahas. Obyek wisata alam ini bernama Curug Cipendok. Terletak di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Kota Purwokerto. Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 90 meter.


Saya berangkat dari Cilacap jam 2 siang beranggotakan 4 orang 2 motor. Rute yang kami lewati adalah Jeruklegi - Wangon - Ajibarang - Purwokerto dengan jarak tempuh kira2 1 jam. Perjalanan lancar2 aja gan tetapi di daerah Ajibarang (sebelum Dreamland Park) hujan mulai turun terpaksa kami neduh dulu. Beberapa menit kemudian kami memutuskan melanjutkan perjalanan menggunakan mantel.

Setelah tengok kanan kiri jalan untuk nyari papan penunjuk ke Cipendok akhirnya ketemu juga. Papannya ada di atas kanan jalan di pertigaan desa Losari (pertigaan ini cukup ramai dan sibuk), kemudian belok kiri. Awal2 jalannya naik turun dan sudah di aspal tetapi begitu sudah setengah jalan jalanan berubah menjadi rusak parah haduh

Setelah menempuh jarak sekitar 8 km dari pertigaan Losari kami sampai di pintu masuk. Ini htm tertanggal 8 Februari 2015. Ada 2, untuk pengunjung dan kendaraan bermotor.


Di atas htm tertulis 6000 tapi kenapa saya harus bayar 8000 ?

Kemudian perjalanan di teruskan sekitar 1 km menuju lokasi parkir, kami bayar parkir 3000/motor edan tenan. Kami sampai sekitar jam setengah 4 sore. 1 setengah jam ?? Yah mungkin karena faktor jalan yang licin akibat hujan jadi terpaksa saya mengurangi kecepatan sepeda motor, was2 gan bawa cewe di belakang pake matic pula di tambah lagi jalanan yang rusak parah cukup menguras tenaga dan waktu.

Oh ya setelah sampai di tempat parkir kami masih harus berjalan sekitar 500 meter untuk sampai ke air terjunnya di tambah rintik2 air hujan, pokoknya romantis2 gitu deh haha


Setelah nyampai di atas kita akan menemukan warung2 dan tempat beristirahat atau gardu pandang serta taman bermain.


Setelah itu perjalanan di lanjutkan menuju air terjun.

lewat situ gan

Walaupun berjalan kaki cukup jauh kita ga bakal bosen karena karena kita akan di suguhkan dengan pemandangan yang bikin fresh mata di tambah suara2 hewan2 di sekitar pokoknya keren haha


Beberapa kali saya berpapasan dengan rombongan yang akan pulang, ya memang karena kami datangnya kesorean sih haha. Sesampainya di air terjun saya sempat melihat ke bawah dan ternyata ga ada orang sama sekali cuma ada rombongan saya, rada ngeri sih karena tempatnya yang masih alami banget. Tapi mengingat perjuangan kami menuju kemari begitu susah kami pun enjoy aja. Ambil hikmahnya aja berasa jadi milik sendiri kan kalo gini haha.


Ini view waktu kita coba turun ke bawah, tapi ga nyoba berendem di situ karena baju kami udah cukup basah + cuaca nya udah dingin dan gerimis banyak kabut juga.


Setelah kurang lebih 1 jam menikmati keindahan Curug Cipendok saya memutuskan untuk balik karena hari mulai sore dan mulai turun hujan. Setelah nyampai di atas kami berhenti sejenak di gardu pandang sekedar beristirahat dan minum2.


Ketika lagi enak2 nya istirahat tiba2 hujan turun deras banget jadi kita turun ke warung buat sekedar menghangatkan badan. Nah sembari nunggu hujan reda saya ngobrol2 sama yang punya warung, setelah ngobrol macem2 ngalor ngidul ternyata tiket masuk yang 8000 itu berlaku hanya saat taun baru kemaren tapi nyatanya sampe sekarang tetap.

Dari penuturan beliau ternyata mereka curang gan, jadi sebenernya tiketnya memang 6000 kemudian mereka sobek tiketnya dan sisanya di stempel 8000 terus di kasih ke kita dan sobekannya itu yang mereka kasih ke pemda tentu saja nominalnya 6000 bukan 8000. Terus yang 2000 kemana ? Ya ke kantong mereka sendiri.

tiket kita 8000, yang saya lingkari itu sobekannya yang nantinya mereka kasi ke pemda (6000)

Sekitar jam 17.45 hujan sudah sedikit reda kami pun kembali ke cilacap. Di perjalanan hujan deras kembali turun, sialnya lagi semenjak dari Ajibarang listik padam jadi kami seperti menjelajahi hutan, gelap banget, beruntung ketika sudah masuk perempatan Wangon listrik kembali nyala, kami sampai di Cilacap sekitar ba'da isya.

Semoga bermanfaat...

Artikel Terkait

Previous
Next Post »